Saturday, April 12, 2008

Tips Mengurangi Rasa Jenuh Dikantor

Bagi seorang karyawan kantoran yang biasa kerja di belakang meja, memasuki tahun kelima biasanya pekerjaan rutin yang dilakukan mulai terasa menjemukan. Apalagi jika selalu mengerjakan pekerjaan yang sama dan di ruangan yang sama tanpa pernah dirotasi sekali pun.

Efeknya bisa bermacam-macam, mulai dari malas berangkat kerja-sehingga sering telat tiba di kantor-sampai menurunnya kualitas kerja. Tentu saja hal ini akan berakibat pada menurunnya konduite dan penilaian kerja perusahaan terhadap karyawan. Yang rugi tentunya ya si karyawan yang bersangkutan, karena besarnya bonus yang diterima tak akan sebesar yang diinginkan.

Untuk mengatasi kebosanan akan pekerjaan, jangan pernah berpikir untuk sesekali datang telat atau bahkan membolos dengan berbagai alasan, karena hal itu hanya akan menurunkan kualitas diri khususnya pekerjaan.

Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk memotivasi diri agar bisa tetap menyukai pekerjaan rutin Anda, atau bahkan mencintainya. Beberapa hal itu, antara lain:

1. Biasakanlah bekerja dengan meja yang rapi dan teratur.
Simpan benda-benda yang jarang digunakan dalam laci meja agar tidak mengganggu pandangan mata. Percaya atau tidak, meja yang rapi daan bersih bisa membuat Anda lebih betah bekerja dan otak pun niscaya akan lebih lancar berpikir.

2. Tak ada salahnya jika dua bulan sekali Anda menyempatkan diri untuk mengubah tata letak barang di meja.
Hal ini perlu dilakukan untuk sekedar mengganti suasana. Bila perlu, letakkan pernak-pernik yang lucu untuk sekedar mengusir kebosanan.

3. Untuk memotivasi diri, letakkan foto atau gambar orang terkasih dalam pigura kecil yang diletakkan di atas meja.
Dengan begitu, Anda akan selalu diingatkan bahwa untuk mereka lah Anda mempersembahkan hasil kerja seharian di kantor.

4. Cobalah untuk mengubah penampilan saat pergi ke kantor.
Tak perlu mengeluarkan uang khusus untuk sekedar berbelanja busana. Selain bereksperimen dengan memadu-madankan busana, tak ada salahnya Anda membongkar koleksi baju kerja yang lama. Asyik juga kan bergaya dengan baju-baju vintage.

Sumber: Klasika Kompas

No comments: